Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan

PS Patriot

PS Patriot
PS Patriot, sebuah klub sepakbola yang berbasis di kota Medan. Klub ini mungkin sebelumnya belum terlalu dikenal di kalangan penggemar sepakbola di kota Medan. Tapi sejak PS Patriot berhasil menjuarai Liga Nusantara Zona Sumut 2014, barulah hampir semua orang membicarakan klub ini, dan PS Patriot pun menjadi idola baru di kota Medan.

PS Patriot menjuarai Liga Nusantara Sumut dengan mengalahkan PSDS Deli Sedang di babak Final dengan skor akhir 5-3 (2-2) dalam drama adu penalti setelah 2 x 45 menit dan perpanjangan waktu yang berjalan dengan sangat ketat dan menjurus ke permainan keras. selengkapnya lihat di bawah,


Catatan Tanding:

  • Juara Liga Nusantara 2014, Raihan juara oleh PS Patriot tak lepas dari penampilan gemilang penjaga gawang Patriot yang berhasil menghalau 2 tendangan penalti pemain PSDS. Wakil Gubernur Sumut H T Erry Nuradi didampingi Asprov PSSI Sumut H Kamaluddin Harahap langsung menyerahkan trofi kepada kedua finalis.Patriot yang bermain dengan formasi 4-2-3-1 langsung menggempur pertahanan PSDS sejak kick off. Hasilnya, saat laga baru berlangsung 5 menit, tim binaan Hendra DS ini berhasil unggul. Tendangan spektakuler Arli Sulistio dari tengah lapangan membuat Patriot memimpin 1-0.Setelah itu, laga berlangsung ketat. Sayangnya, tak ada gol tambahan hingga jeda.Pada babak kedua, laga kian memanas. Patriot berupaya mempertahankan keunggulannya sementara PSDS Deli Serdang terus menyerang untuk mendapatkan gol balasan.Pada menit 75, Patriot harus bermain dengan 10 orang setelah Rijal dikartu merah wasit akibat melakukan tekel keras kepada salah seorang pemain lawan. Situasi ini coba dimanfaatkan PSDS. Namun permainan ngotot yang diperagakan tim asuhan Pelda Suharto membuat tim berjuluk Traktor Kuning itu gagal menuntaskan peluang.Baru saat injury time, tepatnya menit 92, gol yang dinanti lahir. Riki berhasil membuat kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan kemelut di mulut gawang Patriot. Laga pun harus berlanjut ke perpanjangan waktu 2×10 menit.Pada babak tambahan itu, PSDS gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Meski sempat unggul 2-1 pada menit ke-96 melalui Riki, Patriot berhasil menyamakan skor pada menit ke-99 melalui tendangan Bambang.Laga pun harus diakhiri melalui adu penalti. Lima penendang Patriot berhasil menunaikan tugasnya dengan baik, sementara 2 penendang PSDS gagal. Penalti pun diakhiri dengan skor 5-3 untuk Patriot.Sekretaris PS Patriot Fityan Hamidi mengaku puas dengan permainan timnya. Namun menghadapi kompetisi Regional Sumbagut, Patriot butuh perbaikan.
    Kami akan berupaya meningkatkan permainan anak-anak sehingga bisa bersaing di level yang lebih tinggi,” ujarnya.

  • sumber:
    - http://www.sportanews.com/2014/10/06/dramatis-patriot-juara-liga-nusantara-zona-sumut/

Akankah Ayam Kinantan Berkokok Lagi?

Pada tanggal 21 April 1950, PSMS didirikan. Pada dekade itu PSMS menjadi salah satu perserikatan terbesar di Sumatera Utara. PSMS juga yang menggagas terbentuknya PSST (Persatuan Sepak bola Sumatra Timur) yang akhirnya berubah menjadi PSSU (Persatuan Sepak bola Sumatra Utara) yang tentu saja berada dibawah naungan PSSI pusat di Jakarta.

Semenjak berada dalam naungan PSSI, anak-anak medan memiliki kemampuan yang tak bisa diremehkan. Pada dekade 1950-an itu pula, pemain-pemain PSMS yang membela provinsi Sumatera Utara dlam dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mampu menyabet dua kali medali emas cabang sepakbola pada tahun 1953 dan 1957.

Cemerlang di PON tapi berbanding terbalik dengan kejuaraan PSSI. Mereka selalu gagal menjadi juara, kalah bersaing dengan Persija Jakarta dan PSM Makassar.

Zaman keemasan itu terjadi dari akhir dekade 60-an hingga pertengahan 70-an. Tercatat PSMS mampu menjuarai kompetisi pada tahun 1967, 1971 dan 1975. disanalah era terbaik sepakbola sumatera Utara sampai ada slogan “PSMS dan SUMUT sudah bosan dan capek jadi juara,”

saat PSMS menjuarai kompetisi Perserikatan 1967 dengan bermaterikan para pemain junior. Sebuah prestasi yang mencengangkan mengingat beberapa bulan sebelumnya para pemain ini masih membela PSMS junior dan menjadikan Ayam Kinantan juara Piala Suratin 1967. Regenerasi sepakbola di PSMS menghasilkan banyak pemain top seperti Parlin Siagian, Zulkarnaes Lubis, Sarman Pangaean, Nobon, Tumsila dan masih banyak lagi.

Sempat vakum hampir 10 tahun lamanya, Sepakbola Medan kembali menuai kejayaan. Kali ini mereka berhasil menjuarai Perserikatan 2 kali berturut. dua kali itu juga mereka mengalahkan Persib Bandung di laga final. Lewat sepakbola rap-rap yang keras tapi tak kasar anak-anak Bandung yang dikenal selalu bermain cantik itu dibuat mati kutu.

Laga sengit terjadi pada final 1985. Dalam laga yang disaksikan lebih dari 150.000 orang – sebuah rekor yang tak mungkin terpecahkan itu PSMS menang lewat adu pinalti. Adalah Ponirin Meka yang jadi pahlawan anak medan.

Kemenangan ini disambut antusias oleh masyarakat medan, dalam sejarahnya hanya dua kali lapangan Merdeka di Medan dipadati hampir 500.000 orang. Yang pertama saat Presiden sukarno datang beberapa tahun sesudah kemerdekaan dan yang kedua saat PSMS juara Perserikatan tahun 1985.

Sayangnya hal itu tak pernah terulang hingga kini. Kejayaan PSMS tinggal sejarah. Malah sejarah itu kian ternoda lewat dualisme yang sempat terjadi disana. Semoga kelak PSMS mampu mencatat kembali sejarah, bukan malah mengingat-ngingat kembali sejarah. Sejarah kejayaan sepakbola bagi PSMS bukan sekedar untuk diingat, tapi untuk dilanjutkan.

sumber data :
- Novan
- http://panditfootball.com/cerita/menunggu-ayam-kinantan-berkokok-kembali/

Pro Titan Medan

Pro Titan

Pro Titan seperti yang diketahui adalah klub sepakbola dari Medan, tepatnya bermarkas di Stadion Baharuddin Siregar Deli Serdang. Deli Serdang kembali bergairah setelah PSDS DeliSerdang dan Medan Chiefs tidak terlalu aktif di sepakbola.
Pro Titan sebelumnya lebih dikenal dengan nama Pro Duta yang sebenarnya berasal dariklub amatir Persib Bandung. Pro Duta memisahkan diri membentuk klub profesional dan diambil alih oleh Sihar Sitorus serta memboyongnya ke Medan. Pro Duta yang sebelumnya sempat berkompetisi di Divisi Utama PSSI.
Pro Duta sempat mendaftarkan diri menjadi peserta klub Liga Profesional Kasta Tertinggi dan mengikuti verifikasi AFC. Namun, Pro Duta gagal menjadi salah satu pilihan menjadi peserta di Indonesian Premier League, sehingga tetap harus berjuang di Divisi Utama. Dengan vakumnya PSDS Deli Serdang dan Medan Chiefs di Stadion Baharudin Siregar, Lubuk Pakam, Deli Serdang, akhirnya Pro Duta yang telah berganti nama menjadi Pro Titan pun diboyong dari stadion Teladan Medan ke stadion Baharuddin Siregar Deli Serdang. Kiprahnya di Divisi Utama kali ini berjalan cukup mulus. Berada di Grup 1, Pro Titan sukses menjadi jawara grup mengalahkan PSLS Lhoukseumawe dan Persikabo Kab. Bogor. Dengan bekal juara Grup 1, Pro Titan menggenggam tiket otomatis promosi ke Indonesian Premier League musim ini. Sayang di final Divisi Utama Pro Titan gagal membendung Persepar Palangkaraya, dan harus puas menjadi runner up, tapi Pro Titan tetap lolos ke Premier League.





http://www.kompasiana.com/vladimirpreximovic/pro-duta-fc-klub-amatir-yang-menjelma-menjadi-klub-profesional-raksasa_55180cc3a333118107b6623c

Medan Chiefs

Medan Chiefs


Medan-chiefs-fc.jpg

Medan Chiefs adalah sebuah tim sepak bola Indonesia yang berbasis diMedan. Klub yang didirikan tahun 2010 ini bermain di Liga Primer Indonesia 2011. Saat ini klub ini dilatih oleh Jorg Steinebruner dan stadionnya adalah Stadion Baharuddin Siregar.


Medan Chiefs
Nama lengkapMedan Chiefs
JulukanKuda Terbang Medan
Didirikan2010
StadionStadion Baharuddin SiregarDeli SerdangSumatera UtaraIndonesia
(Kapasitas: 25.000)
Ketua UmumBendera Indonesia Sihar Sitorus
PelatihBendera Jerman Jorg Steinebruner
LigaLiga Primer Indonesia
2011Akan berlangsung

Medan Soccer

Medan Soccer

Medan Soccer adalah klub sepakbola asal Medan. Klub yang dibangun dengan kekuatan pemain berpengalaman yang dikombinasikan dengan pemain muda menjadikan Medan Soccer sebagai klub tangguh lainnya dikota Merdan selain PSMS Medan. Medan Soccer aktif mengikuti berbagai turnamen sepakbola yang ada di kota Medan ataupun di Sumatra Utara.
Terakhir Medan Soccer berhasil masuk final Divisi IIIzona Sumut, tapi dikalahkan PS Tasbi dengan skor tipis 0-1.




Catatan Pertandingan:

  • Medan Soccer-Perstas Batubara 1-0 (Semifinal Divisi III 2013)

  • Divisi III 2015 zona Sumut
    - Semifinal: Medan Socer- Perstas 2-0
    - Final: Medan Soccer-PS Tasbi 0-1





Ref:

PS Medan Putra

PS Medan Putra

PS Medan Putra adalah salah satu klub yang berkompetisi dalam kompetisi PSMS. PS Medan Putra sendiri termasuk klub yang berpengalaman di kota Medan. Pernah mengikuti kompetisi anttarklub Nasional.

Beberapa  kali beruji coba dengan sang induk PSMS Medan, dalam uji coba terakhir bulan oktober 2011 dengan PSMS, hasil akhir dimenangkan oleh PS Medan Putra 1-0. Dengan hasil ini tentunya membuat PS Medan Putra menjadi klub yang disegani di kota Medan.


Catatan Pertandingan:

  • Uji coba:
    - PS Medan Putra-PSMS Medan 1-0 (Oktober 2011)




PS Putra Buana

PS Putra Buana


Pelatih: Amriko
Markas: Medan
Pelatih:
Berdiri: 1979



PS Putra Buana adalah klub sepakbola asal kota Medan. Nama Perkumpulan Sepak Bola (PS) Putra Buana termasuk klub sepakbola paling konsisten melakukan aktifitas, meski di tengah krisis finansial sepak bola nasional. Maka tak heran, klub yang lahir sejak 1979 tersebut menjadi salah satu klub lokal yang paling banyak mencetak pemain liga.
PS Putra Buana banyak melahirkan pemain berkualitas seperti  dengan munculnya nama-nama beken seperti M Affan Lubis, Donny F Siregar, Rahmat Hidayat, Dedi Iman, M Antoni Romi Agustiawan, Dede Ariandi, Samsul Bahri, Anto Ritonga, Andak Hermawan dan lainnya telah mengisi klub-klub tenar di Tanah Air.




Catatan Pertandingan:

  • Juara Kapolres CUP 2015
    -Final: PS Sinar Belawan- Mencirim City 3-0


Ref:
  • http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2015/10/18/192852/pencetak-pesepak-bola-liga/#.VijdqDnESZk

Medan FC

Medan FC

Medan FC adalah klub sepakbola yang dibentuk oleh sejumlah mantan pemain PSMS dan mantan pengurus PS Kwarta FC mendirikan klub. Slamet Riyadi mendirikan klub bernama Medan FC itu dideklarasikan di Medan, Selasa, 21 Oktober 2014 dan disahkan berdasarkan Akta Notaris Nomor 35 tertanggal 20 Oktober 2014

Nama: Medan FC
Berdiri: 21 Oktober 2014
Pemilik: Lilik Suheri, Borgo Pane dan Slamet Riyadi
Ketua Umum: Lilik Suheri
Ketua Bidang Pembinaan: Slamet Riyadi
CEO Klub: Borgo Pane
Pengurus lain: Sahari Gultom, Bona Simanjuntak, Reswandi dan Amrico
Seksi Kepelatihan Reswandi dan Bona Simanjuntak
Seksi Perwasitan Drs Mondan Tarigan MM
Seksi Peralatan Dely
Seksi Kesehatan Kuntarjo
Seksi Publikasi Julianta Sembiring SE SH
Pembantu Umum Sunardi.

Medan FC untuk pemainnya mengincar pemain muda, untuk itu Medan FC akan merekrut pemain berusia di bawah 18 tahun. Kemudian Medan FC juga membidik kompetisi profesional. Liga Nusantara musim depan akan menjadi pentas perdana Medan FC.







http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2014/10/24/125372/slamet-riyadi-dan-eks-ps-kwarta-bentuk-klub-medan-fc/#.ViiqXTnESZk



Medan United

Medan United


Medan United adalah tim sepak bola yang berbasis di Medan, Sumatera Utara. Klub ini bermain di Divisi Dua Liga Indonesia.
Medan United baru dibentuk bebertapa tahun belakangan ini, tapi langssung menunjukkan tajinya dengan menjuarai piala Gubernur Maluku, dan juga sering mengalahkan tim yang lebih senior di Sumatra Utara.

Bermarkas di StadionTeladan Medan, bersama dengan PSMS Medan, Medan Soccer dan Bintang Medan. Lokasinya berada di pusat kota Medan, Sumatera Utara.

Nama lengkapMedan United
TanahStadion Teladan,
Medan, Sumatera Utara
Kapasitas25.000
LigaDivisi Dua Liga Indonesia
2010-11(Pertama putaran Grup I)
(Kedua putaran Grup A)

Prestasi:
Juara Piala Gubernur Maluku: Final: Medan United-NusaIna FC: 0-0 (5-4) adu penalti



PS Deli Putra

PS Deli Putra

PS Deli Putra adalah salah satu tim sepakbola yang bermarkas di kota Medan. Menggunakan nama "Deli" tapi mereka bukan anggota klub PSDS Deli Serdang, melainkan PS Deli Putra adalah tim asli kota Medan, mungkin mewakili dan sekaligus menjadi tim kebanggaan warga Melayu Deli kota Medan.

Nama: PS Deli Putra
Markas: Medan

Manajer: Drs Azzam Nasution
Pelatih: Syaiful


Catatan  Pertandingan:

  • Uji Coba:
    - PS Deli Putra-PSMS Medan: 2-4 (6 Mei 2015, Stadion Teladan)
  • Wiraland Cup I/2014: Juara
    Final: PS Deli Putra-Thamrin Graha Metropolitan (TGM) 5-2




PS Bank Sumut

PS Bank Sumut

PS Bank Sumut adalah timsepakbola asal kota Medan yang mewakili Bank Sumut di Sumatra Utara. Kurang jelas apakah PS Bank Sumut khusus mewakili Bank Sumut atau seluruh Bank yang ada di Sumatra Utara. Saat ini PS Bank Sumut  berkompetisi di kompetisi PSMS. PS Bank Sumut termasuk tim sepakbola yang cukup kuat di kota Medan. PS Bank Sumut pernah menahan imbang 2-2 PSMS dalam suatu uji coba. Dilihat dari kemampuannya mencetak  2 gol ke gawang PSMS menunjukkan bahwa PS Bank Sumut ini termasuk tim yang agresif dan produktif mencetak gol serta cukup tangguh menahan imbang PSMS Medan.


Catatan Pertandingan:
  • Uji coba:
    - 5 Juni 2015: PS Bank Sumut-PSMS Medan 1-0 (2-2)
    - 10 Oktober 2015: PS Bank Sumut-PSMS LPIS Medan 0-5

Prestasi:
  • Juara HUT YONKAV 6/SERBU KE 61 tahun 2014


Gumarang FC

GUMARANG FC

Gumarang FC ketika juara Mencirim Cup 2015
Gumarang FC adalah salah satu klub sepakbola yang berasal darikotaMedan, yang tergabung dalam kompetisis PSMS. Guymarang FC juga memiliki tim yang berlaga di Liga Nusantara Zona Sumut.
Gumarang FC awalnya dibentuk oleh para pendatang Minangkabau yang menetap di kota Medan, tapi menggunakan nama daerah asal maereka "Gumarang" sebagai nama klub sepakbola mereka, dan terbentuklah klub Gumarang FC yang menambah hidup suasana sepakbola di kota Medan.


Prestasi:
Juara Mencirim Cup 2015: Final: Gumarang FC-Mesran Prima Pertamina 1-0

PS Tasbi Medan

PS TASBI Medan



Persatuan Sepakbola Taman Setia Budi Indah (en: Asosiasi Sepakbola Setia Budi Indah Garden) atau PS Tasbi adalah Indonesia sepak bola klub berbasis di Medan, Sumatera Utara. Klub saat ini bermain di Liga Nusantara Sumatera Utara.
PS Tasbi juga memiliki klub yang menggunakan nama sama yang bermain di kompetisi Liga PSMS Medan.

Nama lengkapPersatuan Sepakbola Taman Setia Budi Indah
Julukan (s)Tim Rumah Baja Sumatera(en: Baja Rumah Sumatera)
Didirikan di1992
TanahJalur Hijau Tasbi Lapangan,Medan
PemilikIndonesia Ricky Fahreza Syafii
KetuaIndonesia Ricky Fahreza Syafii
ManajerIndonesia Asrul Batubara
PelatihIndonesia M. Rizal Dosin
LigaLiga Nusantara
2014TBD


PS Tasbi
Klub ini didirikan pada tahun 1992 sebagai forum untuk pengembangan sepak bola di kota Medan pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Pada tahun 2012 klub membentuk tim dengan nama Tasbi Futsal Futsal Klub yang berlaga di Liga Amatir Futsal sejak 2012. Klub ini juga membentuk manajemen khusus untuk pengembangan pemain muda dengan nama Pro Bintang Manajemen Tasbi.





Prestasi:
  • Juara Piala PSLB: 2009
  • Juara Pengcab PSSI Medan Piala Emas: 2010
  • Juara Danpomal Lantamal Cup: 2011
  • Juara Piala Pomad: 2011
  • Juara Piala Klumpang Putra: 2012
  • Divisi III Liga Amatir Indonesia Sumut 2013
    Juara: PS Tasbi-Medan Soccer 1-0
  • Provinsi Sumatera Utara juara: 2012, 2013
  • Northern Region Sumatera runner-up: 2012
  • Northern Region Sumatera juara: 2013
  • Juara Piala Mencirim Putra: 2013


Bintang Medan FC

Logo Bintang Medan FC
Logo Bintang Medan FC
Bintang Medan FC adalah sebuah tim sepak bola Indonesia yang berbasis di Medan. Klub yang didirikan tahun 2010 ini merupakan klub bentukan PSMS Medan yang dikhususkan bermain di Liga Primer Indonesia 2011. Pelatih Pertama klub ini adalah Jorg Steinebruner dan stadionnya adalahStadion Teladan.

Memasuki musim baru 2011/2012 Bintang Medan kembali berubah nama menjadi PSMS MEDAN IPL yang diproyeksikan mengikuti kompetisi Liga Primer Indonesia 2011. Logo Klub berubah menjadi sama dengan logo PSMS Medan yang berlaga di Liga Super Indonesia. Klub ini ditangani oleh Fabio Lopez dari Italia.

Nama lengkapBintang Medan Football Club
JulukanBuaya Sumatra
Bintang Sore (Kejora)
Didirikan2010
StadionStadion TeladanMedanSumatera UtaraIndonesia
(Kapasitas: 25.000)
Ketua UmumBendera Indonesia Avian Tumengkol
PelatihBendera Italia Fabio Lopez
Asisten PelatihBendera Indonesia M. KhaidirBendera Indonesia Syahril NasutionBendera Indonesia Hasyim Asy'arie
LigaLiga Primer Indonesia
2011-



Pro Duta Medan

Logo Pro Duta FC .png
Add caption
Pro Duta FC adalah sebuah klub sepak bola swasta profesional yang saat ini bermarkas di Stadion Teladan, Medan. Pada musim 2013, Pro Duta FC menjadi juara Play-Off Indonesian Premier League.
Nama lengkapPro Duta Football Club
JulukanKuda Keraton
Didirikan1986
StadionStadion Baharuddin Siregar,
Lubuk Pakam, Deli Serdang,Sumatera Utara, Indonesia
(Kapasitas: 20.000)
CEO(jabatan lowong)
SekretarisSony Agus Santoso
ManajerAmin S.T.
LigaLiga Prima Indonesia
Divisi Utama LSI
2011–12ke-2 di Final Divisi Utama Liga Indonesia



Asal mula Pro Duta FC (PDFC) dalam perkembangannya menjadi salah satu klub sepak bola tanah air bermula dari sebuah klub amatir anggota internal Persib Bandung yang mengikuti kompetisi dengan sejumlah klub binaan Persib Bandung lainnya. Saat itu Pro Duta masih dikenal dengan nama “Bandung Putra”.

Dalam rangka penyegaran kepengurusan pada 1986, “Bandung Putra” berganti nama menjadi “Pro”. Setahun kemudian, “Pro” sukses menjuarai Divisi I kompetisi internal Persib. Pada 1987, “Pro” kembali berganti nama menjadi “Pro Duta” untuk mengikuti kompetisi profesional yang digulirkan PSSI.

Sejak menjadi klub professional, “Pro Duta” memutuskan untuk memisahkan diri dari induknya (Persib Bandung). Klub ini kemudian memulai kiprahnya di Divisi III Liga Indonesia zona Jawa Barat. Seiring dengan berjalannya waktu, pada musim kompetisi 2008/2009, “Pro Duta” sudah tampil di Divisi I dan setahun kemudian klub ini dipromosikan ke Divisi Utama 2009/2010.

Bersamaan dengan promosinya ke Divisi Utama, kepemilikan Pro Duta diambil alih oleh Bapak Sihar Sitorus pada tahun 2009. Di bawah pengelolaan PT. Produta FC, perombakan di tubuh tim dan manajemen pun dilakukan secara total. Pro Duta FC menjalani laga pertamanya dengan bermarkas di Stadion Maguwoharjo, Sleman-Yogyakarta. Dengan bermaterikan pemain muda, klub yang berlogokan Kuda Pegasus ini mampu mempertahankan eksistensinya di Liga Divisi Utama musim itu.

Memasuki musim keduanya di Liga Divisi Utama 2010 / 2011, Pro Duta FC mendapatkan dukungan sponsorship dari sebuah perusahaan pertambangan. Atas dasar kerja sama sponsorship tersebut, klub ini meng-ubah nama kompetisinya menjadi Pro Titan FC dan menjadikan Stadion Teladan Medan sebagai markasnya.

Musim ketiga di Liga Divisi Utama 2011/2012 dijalani Pro Duta FC masih dengan bermaterikan para pemain muda dengan usia rata-rata 22 tahun. Kepindahan homebase klub ke Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam-Deli Serdang tidak menghalangi perjuangan tim untuk mengantarkan Pro Duta FC ke kasta sepak bola tertinggi di tanah air.

Keberanian untuk meraih impian dengan penuh semangat dan keyakinan telah menjadikan Pro Duta FC sebagai juara Group 1 dan berhasil promosi ke Indonesian Premier League 2013.

Logo
Kuda Pegasus
Pegasus atau kuda terbang merupakan istilah yang diambil dari sebuah mitologi yunani kuno. Pegasus melambangkan kebajikan dan sangat diyakini secara turun temurun sebagai sosok dewa atau malaikat penolong.

Pegasus digambarkan sebagai kuda yang memiliki sayap putih lebar. Dengan sayapnya itu, Pegasus dianggap memiliki keistimewaan dan kekuatan. Dalam mitologi yunani disebutkan bahwa pegasus lahir dari darah medusa saat Perseus memenggal kepalanya. Disebutkan juga bahwa Pegasus ditunggangi oleh Bellerophon untuk melawan Chimera. Namun, ketika Bellerophon ingin menerbangkan Pegasus ke gunung Olympus, dia dihempaskan oleh Zeus. Tetapi Pegasus tetap terbang dan berhasil tiba di gunung Olympus. Di sinilah Pegasus menghabiskan hari-harinya dengan membawakan petir untuk Zeus.

“Somniare Aude Animo et Fide”

Tagline yang terukir di dalam logo klub ini terinspirasi dari bahasa latin yang memiliki makna “berani meraih impian dengan semangat dan keyakinan”.

Filosofi kuda Pegasus dan Semboyan Klub ‘Somniare Aude Animo et Fide” ini merupakan gambaran dari karakter mental yang ingin dibangun oleh Pro Duta FC terhadap pemain, pelatih, manajemen, dan semua stake holdernya. Dengan menjadi bagian dari tim ini, maka seseorang tersebut harus berani dimana pun dan kapan pun dalam mewujudkan impian yang tidak pernah dibayangkan oleh orang lain. Selain itu, dia harus selalu membekali dirinya dengan semangat dan keyakinan bahwa semua impian tersebut dapat diraih dengan kerja keras dan keteguhan hati.

Pro Duta FC beberapa kali berganti-ganti logo klub, yaitu:



Pro Duta FC pertama



Pro Duta FC kedua
2009–10: Pro Duta FC Indonesia

Pergantian pemilik dan manajemen secara total telah mengubah karakter klub sepak bola ini. Dengan logo Kuda Pegasus dan mottonya Somniare Aude Animo et Fide yang memiliki makna Berani Meraih Impian dengan Semangat dan Keyakinan, Pro Duta FC menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di Divisi Utama Liga Indonesia.
Markas
Yogyakarta dipilih sebagai markas bukanlah tanpa alasan. Kota Pendidikan ini memiliki masyarakat yang sifatnya majemuk dengan beragam suku bangsa dari seluruh penjuru Indonesia yang datang untuk belajar. Yogyakarta merupakan kota yang tepat untuk membangun sebuah klub sepak bola yang mengedepankan program pembinaan pemain muda berbakat. Bermarkas di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Tim ini kemudian mendapatkan julukan "Kuda Keraton" dan bermain di Liga Joss Indonesia 2009–10

Pada akhir klasemen, Pro Duta FC berhasil bertahan di posisi ke-6 Grup 2, yang merupakan tahun pertama bagi klub ini berlaga di Divisi Utama.
Sponsor
Pada musim perdananya di Divisi Utama Liga Indonesia, Pro Duta FC sebagai klub sepak bola swasta yang sumber pendanaannya tidak mengandalkan APBD, menggandeng beberapa perusahaan sponsor untuk membantu operasional klub. Sponsor resmi Pro Duta FC pada musim kompetisi 2009–10 diantaranya PT Mitra Adiperkasa (apparel Lotto), PT Togos Gopas, dan Batara Finance.
Kemitraan
Pro Duta FC juga menjalin kerja sama media dengan media lokal Harian Jogja dan Jogja TV (stasiun televisi lokal yang menayangkan setiap pertandingan kandang Pro Duta FC di Stadion Maguwoharjo secara langsung). Pro Duta FC juga menggandeng UNICEF dengan memberikan dukungan dan membangun kemitraan dalam kampanye nasional "Cintai Anak Indonesia".
2010–11: Pro Titan FC
Memasuki musim kedua di Divisi Utama Liga Indonesia, Pro Duta FC berupaya keras untuk mendapatkan dukungan sponsor. Hal yang tidak mudah mengingat pada musim lalu klub ini tidak berhasil promosi ke Liga Super Indonesia. Namun dengan semangat dan kerja kerasnya, Pro Duta FC berhasil meyakinkan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, PT Titan Wijaya, untuk menjadi sponsor utama klub selama musim kompetisi 2010–11. Atas dasar kerja sama sponsor inilah, Pro Duta FC menggunakan nama Pro Titan FC selama mengikuti kompetisi Liga Ti-Phone 2010–11 sekaligus juga memindahkan markas dari Yogyakarta ke Medan, Sumatera Utara.

Pada akhir klasemen, Pro Titan FC berada di posisi ke-11 Grup I, yang merupakan tahun kedua bagi klub ini berlaga di Divisi Utama.

Logo Pro Duta FC 2010/2011
Markas
Sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, Medan memiliki keterikatan dengan pihak-pihak sponsor yang mendukung Pro Titan FC. Selain itu, masyarakat Medan juga memiliki antusiasme yang sangat tinggi terhadap sepak bola. Stadion Teladan dipilih menjadi markas untuk kompetisi Liga Ti-Phone 2010–11.
Sponsor
Sebagai klub sepak bola swasta yang sumber pendanaannya tidak mengandalkan APBD, Pro Titan FC menggandeng beberapa sponsor. Salah satunya adalah PT Titan Wijaya dengan bentuk kerja sama sponsorship yang berbeda dari umumnya kerja sama sponsorship klub sepak bola pada masa itu, dimana nama klub bersanding dengan nama sponsor. Ini adalah ide dari Sihar Sitorus yang ingin membuktikan bahwa sudah saatnya klub sepak bola di Indonesia terlepas dari jatah musiman APBD dengan mengajak sebanyak-banyaknya pihak swasta untuk terlibat dalam membesarkan sebuah klub sepak bola. Oleh karena itulah, selama mengikuti Liga Ti-Phone 2010–11, Pro Duta FC mengganti nama timnya menjadi Pro Titan FC.

Memasuki musim keduanya di Divisi Utama, Pro Titan FC masih mengikat kontrak dengan Lotto untuk menyediakan segala kebutuhan apparel tim baik pada saat pertandingan maupun latihan.

Untuk membiayai klub, Pro Titan FC mengundang perusahaan-perusahaan yang bersedia menjadi sponsor selama satu musim. Sponsor-sponsor tersebut diantaranya adalah PT Titan Wijaya, PT Mitra Adiperkasa (apparel Lotto), dan PT Sumatera Ega Mekinka.
Kemitraan
Pro Titan FC menjalin kerja sama media dengan media lokal Tabloid Four33 dan Harian Tribun Medan.
2011–12: Pro Duta FC
Kondisi persepakbolaan Indonesia di bawah kepengurusan PSSI periode 2011–2015 sempat membuka peluang bagi klub profesional untuk berlaga di kompetisi tertinggi di tanah air. Kesempatan ini juga sempat diambil oleh Pro Duta FC dengan mendaftarkan diri sebagai peserta. Namun ternyata keberuntungan belum menjadi milik Pro Duta FC. Kini, di bawah bendera PT Produta FC, tim ini tetap akan berlaga di Grup 1 Divisi Utama Liga Indonesia 2011–12.
Markas
Dipilihnya Stadion Baharuddin Siregar, Lubuk Pakam, Deli Serdang, bukanlah tanpa alasan. Manajemen melihat animo masyarakat Deli Serdang terhadap sepak bola pada pertandingan yang pernah diselenggarakan oleh klub Medan Chiefs, salah satu peserta Liga Primer Indonesia. Dengan vakumnya klub PSDS Deli Serdang dan Medan Chiefs tentunya warga Deli Serdang akan merasa kehilangan hiburan pertandingan sepak bola. Pro Duta FC mencoba untuk mengisi kekosongan tersebut dengan menjadikan Stadion Baharuddin Siregar sebagai markas dalam Divisi Utama Liga Indonesia 2011–12.
Sponsor
Memasuki musim ketiganya di Divisi Utama, Pro Duta FC masih mendapatkan dukungan dari PT Mitra Adiperkasa dan Pt.Indoglove(masih Perundingan), namun kali ini bukan lagi apparel merk Lotto yang akan dipakai oleh punggawa Tim Pegasus, melainkan Umbro, sebuah merek apparel terkenal dari Britania Raya.

Asal mula Pro Duta FC (PDFC) dalam perkembangannya menjadi salah satu klub sepak bola tanah air bermula dari sebuah klub amatir anggota internal Persib Bandung yang mengikuti kompetisi dengan sejumlah klub binaan Maung Bandung lainnya. Saat itu Pro Duta masih dikenal dengan nama “Bandung Putra”.

Dalam rangka penyegaran kepengurusan pada 1986, “Bandung Putra” berganti nama menjadi “Pro”. Setahun kemudian, “Pro” sukses menjuarai Divisi I kompetisi internal Persib. Pada 1987, “Pro” kembali berganti nama menjadi “Pro Duta” untuk mengikuti kompetisi profesional yang digulirkan PSSI.

Sejak menjadi klub professional, “Pro Duta” memutuskan untuk memisahkan diri dari induknya (Persib Bandung). Klub ini kemudian memulai kiprahnya di Divisi III Liga Indonesia zona Jawa Barat. Seiring dengan berjalannya waktu, pada musim kompetisi 2008/2009, “Pro Duta” sudah tampil di Divisi I dan setahun kemudian klub ini dipromosikan ke Divisi Utama 2009/2010.

Bersamaan dengan promosinya ke Divisi Utama, kepemilikan Pro Duta diambil alih oleh Bapak Sihar Sitorus pada tahun 2009. Di bawah pengelolaan PT. Produta FC, perombakan di tubuh tim dan manajemen pun dilakukan secara total. Pro Duta FC menjalani laga pertamanya dengan bermarkas di Stadion Maguwoharjo, Sleman-Yogyakarta. Dengan bermaterikan pemain muda, klub yang berlogokan Kuda Pegasus ini mampu mempertahankan eksistensinya di Liga Divisi Utama musim itu.

Memasuki musim keduanya di Liga Divisi Utama 2010 / 2011, Pro Duta FC mendapatkan dukungan sponsorship dari sebuah perusahaan pertambangan. Atas dasar kerja sama sponsorship tersebut, klub ini meng-ubah nama kompetisinya menjadi Pro Titan FC dan menjadikan Stadion Teladan Medan sebagai markasnya.

Musim ketiga di Liga Divisi Utama 2011/2012 dijalani Pro Duta FC masih dengan bermaterikan para pemain muda dengan usia rata-rata 22 tahun. Kepindahan homebase klub ke Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam-Deli Serdang tidak menghalangi perjuangan tim untuk mengantarkan Pro Duta FC ke kasta sepak bola tertinggi di tanah air.

Keberanian untuk meraih impian dengan penuh semangat dan keyakinan telah menjadikan Pro Duta FC sebagai juara Group 1 dan berhasil promosi ke Indonesian Premier League 2013.


Ref:
- https://id.wikipedia.org/wiki/Pro_Duta_FC

Medan Jaya



Medan Jaya adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berasal dari kota Medan, Sumatera Utara. Klub yang dijuluki Kijang Sumatera ini bermarkas di Stadion Teladan, Medan.

Medan Jaya berdiri pada tahun 1987 dan pernah menjadi klub yang cukup disegani pada era Galatama maupun kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia, bahkan menyaingin popularitas PSMS. Namun prestasi tim ini mulai merosot sejak tahun 2000. Pada musim kompetisi 1999/2000, Medan Jaya terdegradasi ke Divisi I Liga Indonesia dan kembali terlempar ke Divisi II pada musim 2004. Baru pada musim 2006, Medan Jaya kembali menapak ke kompetisi Divisi I.

Medan Jaya sempat beberapa kali berganti nama:
PS Medan Jaya (1987-2008); pemkab sebagai pemiliknya
Penajam Medan Jaya (2008–2009; mencantumkan nama pemilik saham mayoritas Medan Jaya yaitu Penajam)
Medina Medan Jaya (2010-sekarang; mencantumkan nama pemilik saham mayoritas Medan Jaya yaitu Medina)
Nama lengkapMedan Jaya Football Club
JulukanKijang Sumatera
Didirikan
Pendiri
1987
Husni Hasibuan dan Amru Daulay
StadionStadion Teladan
MedanSumatra Utara
(Kapasitas: 15.000)
sekarang di Mandailing Natal
PemilikPT. Medana Sport
LigaDivisi Utama Liga Prima Indonesia
20132 (babak pertama Grup I)
4th (babak kedua Grup B)
Kostum kandang
Kostum tandang

Prestasi:
- Marah Halim Cup 1995: Juara; Medan Jaya-Harimau Tapanuli 2-0


relate:
http://www.supersoccer.co.id/sepakbola-indonesia/berita-sepakbola-indonesia/medan-jaya-riwatmu-kini/


PSMS Medan

PSMS Medan

Persatuan Sepak Bola Medan Sekitarnya atau biasa disingkat PSMS Medan adalah nama sebuah klub sepak bola yang bermarkas di kota Medan,Sumatera Utara. PSMS Medan saat ini bermain di (LPI) Liga Prima Indonesia.

PSMS Medan lahir sejak tahun1930 dengan nama awal sebagai klub Medansche Voetbal Club (MSV) yang pada tanggal 21 April 1950 resmi menggunakan nama PSMS. Sejak dahulu kota Medan dikenal dunia oleh karena perkebunan tembakau Delinya. Oleh karena itu logo PSMS berupa "daun" dan "bunga tembakau Deli".

PSMS Medan dikenal dengan tipe permainan khas "rap-rap", yakni sepak bola yang berkarakter keras, tapi tetap menggunakaan teknik, cepat dan ngotot namun tetap bermain bersih menjunjung sportivitas. Inilah yang kerap ditunjukkan oleh tim berjuluk "Ayam Kinantan" ini.

Akhirakhir ini PSMS kerap dipayungi dengan polemik internal antar pengurus tim dengan pihak pengelola yang mencuatkan pengunduran diri PSMS Medan sejak ajang LSI 2008 di mana akhirnya pada tanggal 10 Juli 2008 Badan Liga Indonesiamemutuskan untuk tetap mengikutsertakan PSMS Medan mengikuti ajang Liga Super Indonesia meski harus menggunakan Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta pada paruh musim pertama setelah pihak pengelola setuju memberi kompensasi sebesar Rp. 2,5 miliar sebagai dana renovasi infrastruktur Stadion Teladan, Medan.

Stadion Teladan yang selama ini tidak mendapat perawatan yang layak, membuat Stadion Teladan terlihat seperti bangunan tua yang berhantu.

PSMS Medan telah banyak menghasilkan prestasi yang membuat bangga masyarakt kota Medan dan Sumatra Utara.

Berikut sejarah perjalanan dan prestasi PSMS.

Sejarah di Divisi Utama: 
  • 1954 - Runner-up, kalah dari Persija Jakarta 
  • 1957 - Runner-up, kalah dari PSM sekarang PSM Makassar 
  • 1967 - Juara, mengalahkan Persebaya Surabaya
  • 1969 - Juara (tapi tidak masuk daftar)
  • 1971 - Juara, mengalahkan Persebaya Surabaya 
  • 1975 - Juara bersama, dengan Persija Jakarta 
  • 1983 - Juara, mengalahkan Persib Bandung 
  • 1985 - Juara, mengalahkan Persib Bandung 
  • 1992 - Runner-up, kalah dari PSM Ujungpandang (0 - 1) 

Di Liga Indonesia 
  • 1994/1995 - Peringkat ke-9 Divisi Utama Wilayah Barat 
  • 1995/1996 - Peringkat ke-11 Divisi Utama Wilayah Barat 
  • 1996/1997 - Peringkat ke-10 Divisi Utama Wilayah Tengah 
  • 1997/1998 - Peringkat ke-1 Divisi Utama Wilayah Tengah (Liga dihentikan, karena masalah di PSSI) 
  • 1998/1999 - Semifinalis Divisi Utama ( Juara Grup A, Peringkat ke-2 Grup Q Babak 10 Besar) 
  • 1999/2000 - Babak 8 Besar Divisi Utama (Peringkat ke-4 Wilayah Barat) 
  • 2001 - Semifinalis Divisi Utama (Juara Wilayah Barat, Juara Grup Barat Babak 8 Besar) 
  • 2002 - Peringkat ke-11 Divisi Utama (Degradasi) 
  • 2003 - Divisi Satu, Peringkat ke-2 (Juara Grup A) 
  • 2004 - Peringkat ke-7 Divisi Utama 
  • 2005 - Peringkat ke-4 Divisi Utama (Peringkat ke-4 Wilayah Barat, Peringkat ke-2 Grup Timur Babak 8 Besar) 
  • 2006 - Peringkat ke-5 Wilayah Satu 
  • 2007 - Runner-up 
  • 2008 - degradasi ke divisi utama 
  • 2010 - Masuk 8 Besar Divisi Utama (sehingga masuk ke Liga Super) 
  • 2011/2012 - terdegradasi ke Divisi Utama dan terbagi menjadi dua tim (PSMS ISL dan PSMS IPL) 

Prestasi Lain Tournament:

  • 2005 - Juara ke-4 Copa Dji Sam Soe 
  • 2005 - Juara Pertama Piala Emas Bang Yos II (14 Februari 2005), di final, menang dari tim asal Singapura Geylang United FC dengan skor 5-1. 
  • 2005 - Juara Pertama Piala Emas Bang Yos III (17 Desember 2005), di final menang dari Persik Kediri dengan skor 2-1. 
  • 2006 - Juara Pertama Piala Emas Bang Yos IV(16 Desember 2006), di final mengalahkan PSIS Semarang dengan skor 4-2 (1-1) melalui drama adu pinalti. PSMS Medan dinobatkan sebagai pemilik abadi Piala Emas Bang Yos. 
  • 2008 - Babak 16 Besar AFC Cup
    https://translate.google.com/translate?hl=id&sl=en&u=https://en.wikipedia.org/wiki/AFC_Cup&prev=search
  • Juara Piala Kemerdekan 2015 di Surabaya: Final: PSMS-Persinga Ngawi:: 2 -1
  • Juara Karo FC Cup 2010: Final: PSMS-Persib: 3-0
  • Juara IV AFC Cup 2008: perebutan tempat III: PSMS-Homenetmen: 0-1
    Dalam kejuaraan AFC Cup yang setara dengan Champions Cup ini PSMS berhasil lolos dari grup B dan menembus babak Semifinal. Sayang di semifinal PSMS harus takluk dari Taj Klub Iran yang lebih berpengalaman. PSMS takluk 0 -2 Di perebutan tempat ke III PSMS pun takluk lagi dari Homenetmen Libvanon 0-1. Tapi walau gagal di AFC Cup ini, PSMS bisa berbangga hati karena baru PSMS lah klub perserikatan Indonesia pertama yang bisa menembus semifinal AFC Cup. Setelah sebelumnya klub perserikatan Indonesia yang ikut AFC Cup pasti menjadi bulan-bulanan.
Turnamen Lokal
- Juara Piala Walikota  Padang 1988
- Juara Piala Cakradonya 1998

Tahap Grup AFC Cup 2008

Grup A

TimPoinPLDWDLGFGAGD
Iran Taj Klub42200606
Libanon Homenetmen2210145-1
Malaysia Selangor FA0200227-5
Pertandingan: Grup A
- Taj Klub 3-0 Homenetmen
- Taj Klub 3-0 Selangor
- Homenetmen 4-2 Selangor

Grup B
TimPoinPLDWDLGFGAGD
Israel Hapoel Tel Aviv633001129
Indonesia PSMS Medan43201633
India West Benggala2310235-2
Thailand Royal Thai Police FC03003111-10
Pertandingan Grup B
- Hapoel Tel Aviv 5-0 Polisi FC
- PSMS Medan 1-0 Benggala Barat
- Hapoel Tel Aviv 3-1 Benggala Barat
- PSMS Medan 4-0 Polisi FC
- Hapoel Tel Aviv 3-1 PSMS Medan
- Benggala Barat 2-1 Polisi FC


Babak Gugur (Teheran Iran)
Semifinal
Semifinal 
- Hapoel Tel Aviv Israel 2-0 Homenetmen Libanon
- Taj Klub Iran 2-0 PSMS Medan Indonesia

Tempat ke III
PSMS- Homenetmen Lebanon: 0 -1

Perserikatan:

Daftar klub Anggota Liga PSMS

Di tubuh PSMS terdapat sekitar 40 klub yang berkompetisi dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan para pemain sepakbola demi perkembangan dan kemajuan PSMS.
Klub-klub tersebut adalah:
  1. Biranta FC.
  2. PS Tasbi
  3. PS Bintang Selatan
  4. PS Bintang Utara
  5. PS Angkasa
  6. PS Tirtanadi
  7. PS Tirtanadi Muda
  8. PS Padanglawas
  9. PS Kinantan
  10. PS Pertamina
  11. PS Volta
  12. Medan Putra
  13. Kesawan Putra
  14. PS Pratama
  15. PO Polisi
  16. PS Simponi
  17. PS Indian Football
  18. PS Medan Utara
  19. PS Perisai Pajak
  20. PS Echo 541.
  21. PS Naga Karimata
  22. PS PTP Wil IV
  23. PS Linud Jaya
  24. PS PTP Wil I.
  25. PS Sinar Medan
  26. PS Dinamo
  27. PS Sahata
  28. PSK USU
  29. PS Telkom
  30. PSAD
  31. PS Putra Buana
  32. PS Sinar Belawan
  33. PS Deli Putra
  34. PS Bank Sumut
  35. Gumarang FC

Related:
  • https://novanmediaresearch.wordpress.com/2009/11/23/sepak-bola-sumut-perserikatan-1985-sebagai-gelar-terakhir-psms/
  • https://novanmediaresearch.wordpress.com/2010/08/09/turnamen-karo-fc-cup-2010-psms-juara/
  • https://translate.google.com/translate?hl=id&sl=en&u=https://en.wikipedia.org/wiki/AFC_Cup&prev=search
  • https://id.wikipedia.org/wiki/PSMS_Medan